How can we help?

Apa tantangan utama dalam melakukan audit internal ISO dan bagaimana mengatasinya?

Image Description
Khotima
  • 16 December 2025, 00:53
  • Updated
Tantangan dalam audit internal ISO meliputi kurangnya kompetensi auditor, resistensi karyawan, serta keterbatasan waktu dan sumber daya. Untuk mengatasinya, organisasi perlu melatih auditor internal, meningkatkan komunikasi terkait manfaat audit, serta menjadwalkan audit secara strategis agar tidak mengganggu operasional bisnis.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Integrasi beberapa sistem manajemen ISO, seperti ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001, dapat dilakukan dengan menyelaraskan proses bisnis, menggunakan dokumentasi terpadu, serta menerapkan pendekatan berbasis risiko. Organisasi dapat mengembangkan Integrated Management System (IMS) untuk mengurangi duplikasi kerja dan meningkatkan efisiensi.
ISO 14001 mendorong organisasi untuk mengidentifikasi dan mengurangi dampak lingkungan dengan menerapkan prinsip ekonomi sirkular, seperti penggunaan kembali bahan baku, daur ulang, dan pengurangan limbah. Dengan menerapkan sistem manajemen lingkungan yang efektif, perusahaan dapat mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam dan meningkatkan keberlanjutan operasional.
ISO 20121 membantu penyelenggara acara mengurangi dampak lingkungan, meningkatkan efisiensi sumber daya, dan memastikan dampak sosial yang positif. Implementasi sering kali menghadapi kendala dalam keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan limbah acara. Dibandingkan dengan standar seperti GRI (Global Reporting Initiative), ISO 20121 lebih spesifik pada industri acara dan operasional keberlanjutan.
Kegagalan dalam sertifikasi ISO 9001 sering terjadi karena kurangnya kesiapan organisasi, dokumentasi yang tidak memadai, dan ketidakselarasan dengan persyaratan standar. Untuk menghindari kegagalan, organisasi harus melakukan audit internal yang ketat, melibatkan seluruh tim dalam pelatihan dan pemahaman standar, serta memastikan adanya perbaikan berkelanjutan sebelum audit eksternal dilakukan.
ISO 45001 adalah standar sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja. Dengan menerapkan ISO 45001, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, meningkatkan kesadaran karyawan terhadap risiko K3, serta menerapkan prosedur tanggap darurat yang lebih baik. Standar ini sangat penting terutama di industri dengan tingkat risiko tinggi seperti konstruksi, manufaktur, dan pertambangan.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.