How can we help?

Apa tantangan dalam mengevaluasi kinerja sistem manajemen ISO 45001?

Image Description
Khotima
  • 16 December 2025, 11:16
  • Updated
Evaluasi kinerja dalam ISO 45001 menghadapi tantangan seperti kesulitan dalam mengukur efektivitas tindakan keselamatan, keterbatasan data kecelakaan kerja, serta kurangnya keterlibatan karyawan dalam proses evaluasi. Menggunakan indikator yang jelas dan sistem pelaporan yang efektif sangat penting untuk mengatasi tantangan ini.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Transisi dari OHSAS 18001 ke ISO 45001 memerlukan perubahan pendekatan dari kepatuhan terhadap regulasi menjadi manajemen risiko berbasis proses. Tantangan utama meliputi perlunya partisipasi pekerja dalam proses pengambilan keputusan, dokumentasi yang lebih terstruktur, serta integrasi dengan sistem manajemen lainnya. Organisasi harus melakukan analisis kesenjangan dan menyusun rencana transisi yang mencakup pelatihan dan komunikasi perubahan kepada seluruh karyawan.
Untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001, organisasi harus menerapkan sistem manajemen mutu, melakukan audit internal, dan mengikuti audit sertifikasi oleh badan sertifikasi yang terakreditasi.
Ketidaksesuaian dalam audit internal ISO 27001 dapat berupa kontrol keamanan yang tidak dijalankan dengan benar, dokumentasi yang kurang lengkap, atau kegagalan dalam mengelola risiko. Untuk menangani ketidaksesuaian ini, perusahaan harus melakukan analisis akar penyebab, mengembangkan rencana tindakan korektif, serta memantau implementasinya untuk memastikan bahwa masalah tidak terulang kembali. Pendekatan berbasis risiko sangat penting dalam proses perbaikan ini.
ISO 27001 dan GDPR memiliki kesamaan dalam fokus pada keamanan informasi, tetapi GDPR lebih menitikberatkan pada perlindungan data pribadi. Untuk mematuhi keduanya, organisasi harus menerapkan kebijakan keamanan informasi yang kuat, memastikan enkripsi data pribadi, serta memiliki mekanisme pelaporan insiden pelanggaran data yang sesuai dengan regulasi GDPR.
ISO 9001 menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) melalui siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act), audit internal, dan analisis data kinerja. Dengan menerapkan perbaikan yang berkelanjutan, organisasi dapat meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan kepuasan pelanggan.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.