How can we help?

Bagaimana memastikan pengembangan berkelanjutan setelah mendapatkan sertifikasi ISO?

Image Description
Khotima
  • 14 August 2025, 11:59
  • Updated
Pengembangan berkelanjutan setelah sertifikasi ISO dapat dicapai dengan melakukan tinjauan berkala, menerapkan perbaikan terus-menerus (continuous improvement), serta memperbarui kebijakan dan prosedur sesuai dengan perubahan bisnis dan regulasi. Keterlibatan karyawan dan pemantauan tren industri juga berperan penting.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Bisnis kecil sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya dokumentasi yang baik, dan kurangnya pemahaman tentang persyaratan ISO 22000. Untuk sukses, bisnis kecil harus mengadopsi pendekatan bertahap, mendapatkan dukungan eksternal, dan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pengelolaan keamanan pangan.
Dalam ISO 9001, konteks organisasi mengacu pada pemahaman tentang faktor-faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam mencapai tujuannya. Ini mencakup pemetaan stakeholder, analisis SWOT, serta identifikasi peluang dan risiko. Memahami konteks organisasi memungkinkan perusahaan untuk menyesuaikan strategi manajemen mutu dengan kebutuhan pasar dan regulasi yang berlaku.
ISO 14001 adalah standar sistem manajemen lingkungan yang membantu organisasi mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan melalui pengelolaan limbah, efisiensi penggunaan sumber daya, dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan. Dengan menerapkan standar ini, perusahaan dapat meningkatkan reputasi mereka, menghemat biaya operasional, dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
ISO 13485 adalah standar untuk sistem manajemen mutu di industri perangkat medis, yang memastikan keamanan dan efektivitas produk. Tantangan dalam implementasi termasuk kepatuhan terhadap regulasi yang berbeda di berbagai negara dan kebutuhan dokumentasi yang ketat. Dibandingkan dengan FDA 21 CFR Part 820, ISO 13485 lebih berorientasi pada proses daripada persyaratan regulasi spesifik.
ISO 27001 tidak hanya berisi kebijakan keamanan informasi, tetapi juga merupakan sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang mencakup pendekatan berbasis risiko dan perbaikan berkelanjutan. Standar ini memastikan bahwa keamanan informasi tidak hanya bergantung pada kebijakan tertulis, tetapi juga diterapkan dalam operasional sehari-hari melalui prosedur teknis, kesadaran karyawan, pengelolaan risiko, serta pemantauan dan audit yang ketat. Dengan demikian, organisasi yang menerapkan ISO 27001 lebih siap dalam menghadapi ancaman siber dibandingkan dengan perusahaan yang hanya memiliki kebijakan tanpa sistem pengelolaan yang sistematis.
Getting started
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.


Cut Hanti, S.Kom
Konsultasi di Whatsapp

Novitasari, SM
Konsultasi di Whatsapp