How can we help?

Bagaimana mengatasi tantangan dalam pelaksanaan tindakan korektif setelah audit ISO?

Image Description
Khotima
  • 16 December 2025, 17:10
  • Updated
Tantangan dalam pelaksanaan tindakan korektif meliputi kurangnya sumber daya, ketidaksepakatan mengenai akar penyebab masalah, serta lambatnya implementasi perubahan. Untuk mengatasi hal ini, organisasi harus menggunakan metode analisis akar penyebab seperti 5 Whys atau Fishbone Diagram, serta memastikan ada tanggung jawab yang jelas dalam menindaklanjuti temuan audit.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

ISO 15189 menetapkan persyaratan untuk kompetensi laboratorium medis. Tantangan utama dalam sertifikasinya termasuk implementasi sistem jaminan kualitas yang efektif, pengendalian dokumen, dan pelatihan personel laboratorium. Dibandingkan dengan CLIA (Clinical Laboratory Improvement Amendments) di AS, ISO 15189 lebih komprehensif dalam cakupan sistem manajemen mutu laboratorium.
ISO 45001 adalah standar sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3) yang bertujuan untuk mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan pekerja. Dengan menerapkan ISO 45001, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, meningkatkan kesadaran karyawan terhadap risiko K3, serta menerapkan prosedur tanggap darurat yang lebih baik. Standar ini sangat penting terutama di industri dengan tingkat risiko tinggi seperti konstruksi, manufaktur, dan pertambangan.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.