How can we help?

Bagaimana proses evaluasi kinerja dalam ISO 45001 membantu peningkatan keselamatan kerja?

Image Description
Khotima
  • 19 December 2025, 01:29
  • Updated
ISO 45001 mewajibkan organisasi untuk secara rutin mengevaluasi kinerja keselamatan kerja melalui audit internal, analisis insiden, dan tinjauan manajemen. Pendekatan berbasis data ini memungkinkan identifikasi area peningkatan dan penerapan tindakan pencegahan yang lebih efektif.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Keberhasilan integrasi beberapa standar ISO, seperti ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001, bergantung pada konsistensi kebijakan organisasi, keterlibatan manajemen puncak, serta efektivitas komunikasi di seluruh level organisasi. Penggunaan pendekatan berbasis risiko yang terpadu dan keselarasan dalam audit internal juga berperan penting dalam memastikan keberhasilan integrasi.
Tantangan dalam pelaksanaan tindakan korektif meliputi kurangnya sumber daya, ketidaksepakatan mengenai akar penyebab masalah, serta lambatnya implementasi perubahan. Untuk mengatasi hal ini, organisasi harus menggunakan metode analisis akar penyebab seperti 5 Whys atau Fishbone Diagram, serta memastikan ada tanggung jawab yang jelas dalam menindaklanjuti temuan audit.
ISO 45001 tidak hanya menetapkan persyaratan teknis untuk keselamatan kerja tetapi juga menekankan pentingnya keterlibatan karyawan dan kepemimpinan dalam membangun budaya keselamatan yang kuat. Dengan adanya audit berkala, pelatihan karyawan, dan komunikasi risiko yang efektif, ISO 45001 membantu organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
ISO 50001 membantu organisasi mengembangkan sistem manajemen energi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi konsumsi energi. Dalam industri manufaktur, implementasi sering terkendala oleh biaya awal dan keterbatasan teknologi pemantauan energi. Dibandingkan dengan LEED (Leadership in Energy and Environmental Design), ISO 50001 lebih berfokus pada proses manajemen energi internal daripada aspek bangunan hijau.
ISO 22301 memungkinkan organisasi mengembangkan rencana pemulihan bisnis yang efektif untuk menghadapi bencana atau gangguan operasional. Tantangan dalam implementasinya mencakup kesulitan dalam melakukan analisis dampak bisnis (BIA) dan pengujian skenario bencana yang realistis. Dibandingkan dengan NFPA 1600, ISO 22301 lebih struktural dalam pendekatan manajemen kelangsungan bisnis.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.