How can we help?

Bagaimana cara mengukur efektivitas sistem manajemen keselamatan kerja dalam ISO 45001?

Image Description
Novitasari
  • 15 December 2025, 23:35
  • Updated
Efektivitas sistem manajemen keselamatan kerja dalam ISO 45001 dapat diukur dengan menganalisis data kecelakaan dan insiden, melakukan audit internal dan eksternal, serta mengukur kepatuhan terhadap prosedur keselamatan melalui KPI yang telah ditetapkan.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

ISO 14001 berfokus pada sistem manajemen lingkungan dengan persyaratan dokumentasi, kepatuhan regulasi, dan perbaikan berkelanjutan. Sebaliknya, ESG (Environmental, Social, and Governance) lebih luas cakupannya dan mencakup aspek sosial serta tata kelola perusahaan. Organisasi yang ingin meningkatkan kredibilitas lingkungan dapat menggabungkan ISO 14001 dengan strategi ESG untuk pendekatan yang lebih komprehensif.
ISO 45001 mendorong organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas kerja. Dengan mengurangi risiko cedera dan penyakit akibat kerja, organisasi dapat menurunkan tingkat absensi dan meningkatkan keterlibatan karyawan.
Audit internal dalam ISO 9001 harus dilakukan secara sistematis dan independen untuk menilai kepatuhan sistem manajemen mutu terhadap standar. Tantangan utama termasuk kurangnya auditor yang terlatih, ketidakjelasan dalam dokumentasi, dan resistensi karyawan terhadap temuan audit. Dibandingkan dengan metode Six Sigma, yang lebih menekankan pengukuran kuantitatif dalam peningkatan proses, audit internal ISO 9001 lebih berfokus pada kepatuhan dan perbaikan berkelanjutan.
Kepemimpinan memainkan peran penting dalam implementasi ISO 9001 dengan menetapkan visi mutu yang jelas, memberikan sumber daya yang cukup, serta memastikan partisipasi aktif seluruh karyawan dalam sistem manajemen mutu. Pemimpin harus menunjukkan komitmen dengan menghadiri tinjauan manajemen, memberikan dukungan terhadap perbaikan berkelanjutan, serta memastikan budaya mutu diterapkan di semua tingkatan organisasi.
Efektivitas program anti-penyuapan dalam ISO 37001 dapat dipastikan melalui penerapan kebijakan transparansi, mekanisme pelaporan anonim (whistleblowing), serta audit internal yang ketat. Organisasi juga harus melibatkan seluruh tingkat manajemen dalam menerapkan budaya anti-penyuapan untuk meminimalkan risiko kepatuhan.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.