How can we help?

Bagaimana memastikan sistem manajemen mutu ISO 9001 tetap efektif dalam jangka panjang?

Image Description
Novitasari
  • 13 November 2025, 16:42
  • Updated
Agar sistem manajemen mutu ISO 9001 tetap efektif dalam jangka panjang, organisasi harus melakukan pemantauan berkala, audit internal, dan perbaikan berkelanjutan. Salah satu pendekatan terbaik adalah menggunakan teknik Plan-Do-Check-Act (PDCA) secara konsisten. Selain itu, keterlibatan manajemen puncak dalam tinjauan mutu, pelatihan berkelanjutan, dan adaptasi terhadap perubahan pasar sangat penting untuk menjaga efektivitas standar ini.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Evaluasi kinerja dalam ISO 9001 mencakup analisis data, umpan balik pelanggan, audit internal, dan tinjauan manajemen. Dibandingkan dengan Balanced Scorecard, yang lebih fokus pada kinerja bisnis secara luas, ISO 9001 lebih spesifik dalam pengukuran kualitas produk dan layanan.
ISO 22000 mengharuskan organisasi untuk melakukan perencanaan yang matang dalam mengidentifikasi bahaya dan menetapkan langkah pengendalian keamanan pangan. Ini termasuk analisis bahaya, evaluasi titik kontrol kritis (CCP), serta mitigasi risiko di seluruh rantai pasokan makanan. Dengan perencanaan yang baik, risiko kontaminasi dapat dicegah secara efektif, memastikan produk aman untuk dikonsumsi.
Beberapa tantangan dalam implementasi ISO 9001 meliputi resistensi karyawan terhadap perubahan, kurangnya pemahaman tentang standar, serta kebutuhan akan dokumentasi yang kompleks. Untuk mengatasi ini, perusahaan dapat memberikan pelatihan kepada karyawan, melibatkan mereka dalam proses perubahan, dan menggunakan teknologi digital untuk mengelola dokumen dengan lebih efisien.
Audit internal merupakan bagian penting dalam proses sertifikasi ISO karena membantu organisasi mengidentifikasi kelemahan dan peluang perbaikan sebelum dilakukan audit eksternal. Dengan audit yang terstruktur dan berbasis risiko, organisasi dapat memastikan kepatuhan yang lebih baik terhadap standar dan meningkatkan efektivitas sistem manajemen yang diterapkan.
ISO 37001 mengharuskan organisasi untuk mengidentifikasi risiko penyuapan dalam aktivitas bisnisnya, termasuk transaksi keuangan, hubungan dengan pihak ketiga, dan kebijakan hadiah atau hiburan. Manajemen risiko ini dapat dilakukan dengan pemetaan risiko berbasis probabilitas dan dampak, serta penerapan kontrol seperti uji kelayakan (due diligence), pelaporan pelanggaran, dan audit independen.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.