How can we help?

Bagaimana pendekatan berbasis risiko diterapkan dalam ISO 9001 dibandingkan dengan Six Sigma?

Image Description
Khotima
  • 16 December 2025, 06:31
  • Updated
ISO 9001 menerapkan pendekatan berbasis risiko dengan mengidentifikasi potensi risiko dalam proses bisnis dan mengambil tindakan pencegahan. Sementara itu, Six Sigma lebih berfokus pada analisis data untuk mengurangi variasi proses dan meningkatkan kualitas. Integrasi kedua metode ini dapat meningkatkan efektivitas sistem manajemen mutu dengan mengurangi cacat produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Hambatan budaya dalam implementasi ISO 37001 sering terjadi karena perbedaan persepsi terhadap anti-korupsi dan praktik bisnis yang berlaku di berbagai negara. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perlu melakukan pelatihan berbasis konteks lokal, memastikan kepatuhan terhadap hukum setempat, serta menerapkan mekanisme pelaporan anonim untuk meningkatkan efektivitas program kepatuhan anti-suap.
Untuk memastikan kepatuhan ISO 22000 dalam rantai pasokan, organisasi harus menerapkan sistem seleksi pemasok berbasis risiko, melakukan audit terhadap pemasok utama, serta memastikan bahwa mereka memahami dan mematuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan.
ISO 22000 adalah standar internasional untuk sistem manajemen keamanan pangan, sedangkan GFSI adalah inisiatif industri yang mengakui berbagai skema sertifikasi seperti BRC, SQF, dan FSSC 22000. Perbedaan utamanya adalah bahwa ISO 22000 bersifat umum dan dapat diterapkan oleh semua organisasi dalam rantai pangan, sementara skema yang diakui oleh GFSI sering kali memiliki persyaratan tambahan yang lebih spesifik untuk industri tertentu.
ISO 50001 membantu organisasi mengembangkan sistem manajemen energi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi konsumsi energi. Dalam industri manufaktur, implementasi sering terkendala oleh biaya awal dan keterbatasan teknologi pemantauan energi. Dibandingkan dengan LEED (Leadership in Energy and Environmental Design), ISO 50001 lebih berfokus pada proses manajemen energi internal daripada aspek bangunan hijau.
Dalam ISO 14001, organisasi harus mengidentifikasi isu eksternal seperti regulasi lingkungan, tren pasar hijau, serta tekanan dari pemangku kepentingan. Isu internal mencakup budaya kerja, kesiapan teknologi, dan kebijakan lingkungan internal. Analisis ini dapat dilakukan melalui SWOT atau PESTLE untuk memastikan strategi lingkungan yang efektif.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.