How can we help?

Bagaimana pendekatan berbasis risiko diterapkan dalam perencanaan ISO 9001?

Image Description
Khotima
  • 19 December 2025, 08:01
  • Updated
Pendekatan berbasis risiko dalam ISO 9001 diterapkan dengan mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi kualitas produk atau layanan, menilai dampaknya, serta menetapkan langkah-langkah mitigasi yang sesuai. Hal ini membantu organisasi dalam mencegah ketidaksesuaian sebelum terjadi dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Ruang lingkup ISO 14001 ditentukan berdasarkan batasan fisik, fungsi, dan aktivitas organisasi yang memiliki dampak terhadap lingkungan. Tantangan utamanya adalah mengidentifikasi aspek lingkungan yang signifikan dan menetapkan kebijakan keberlanjutan. Dibandingkan dengan EMAS (Eco-Management and Audit Scheme) di Eropa, ISO 14001 lebih fleksibel dalam pendekatan pengelolaannya.
ISO 22000 adalah standar internasional untuk sistem manajemen keamanan pangan, sedangkan GFSI adalah inisiatif industri yang mengakui berbagai skema sertifikasi seperti BRC, SQF, dan FSSC 22000. Perbedaan utamanya adalah bahwa ISO 22000 bersifat umum dan dapat diterapkan oleh semua organisasi dalam rantai pangan, sementara skema yang diakui oleh GFSI sering kali memiliki persyaratan tambahan yang lebih spesifik untuk industri tertentu.
Audit internal dilakukan oleh tim internal organisasi untuk mengevaluasi kepatuhan terhadap standar dan mengidentifikasi peluang perbaikan, sedangkan audit eksternal dilakukan oleh lembaga sertifikasi untuk menentukan apakah organisasi memenuhi persyaratan sertifikasi. Kedua audit ini sama-sama penting dalam memastikan efektivitas sistem manajemen.
Sertifikasi ISO 9001 membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, memperbaiki manajemen risiko, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri. Dibandingkan dengan standar lain seperti ISO 14001 atau ISO 27001, ISO 9001 lebih fokus pada manajemen mutu dan kepuasan pelanggan.
Organisasi harus mengembangkan kebijakan anti-penyuapan, memberikan pelatihan kepada karyawan, dan melakukan audit reguler untuk memastikan kepatuhan.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.