How can we help?

Apa tantangan dalam mendapatkan sertifikasi ISO untuk startup dan usaha kecil?

Image Description
Khotima
  • 14 August 2025, 12:05
  • Updated
Startup dan usaha kecil sering menghadapi tantangan dalam mendapatkan sertifikasi ISO karena keterbatasan anggaran, kurangnya personel yang berpengalaman, serta sistem manajemen yang belum terstruktur. Solusi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan konsultan eksternal, pelaksanaan sertifikasi bertahap, serta pemanfaatan teknologi seperti software manajemen dokumen untuk efisiensi.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

Sertifikasi ISO dapat diperoleh oleh organisasi dari berbagai sektor, termasuk manufaktur, layanan, pendidikan, dan kesehatan.
Budaya kepatuhan dapat dibangun dengan meningkatkan kesadaran melalui pelatihan rutin, memberikan contoh dari kepemimpinan, serta mengintegrasikan prinsip-prinsip ISO dalam kebijakan dan praktik operasional sehari-hari. Evaluasi dan feedback secara berkala juga penting untuk memastikan kepatuhan berkelanjutan.
Integrasi ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001 memerlukan pendekatan berbasis proses dan risiko yang selaras. Organisasi dapat menyelaraskan kebijakan, prosedur, dan audit internal untuk memastikan keseragaman dalam implementasi dan pengukuran kinerja. Penggunaan sistem manajemen terpadu (IMS) dapat membantu mengurangi duplikasi dan meningkatkan efisiensi operasional.
ISO 27001 tidak hanya berisi kebijakan keamanan informasi, tetapi juga merupakan sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) yang mencakup pendekatan berbasis risiko dan perbaikan berkelanjutan. Standar ini memastikan bahwa keamanan informasi tidak hanya bergantung pada kebijakan tertulis, tetapi juga diterapkan dalam operasional sehari-hari melalui prosedur teknis, kesadaran karyawan, pengelolaan risiko, serta pemantauan dan audit yang ketat. Dengan demikian, organisasi yang menerapkan ISO 27001 lebih siap dalam menghadapi ancaman siber dibandingkan dengan perusahaan yang hanya memiliki kebijakan tanpa sistem pengelolaan yang sistematis.
ISO 9001 mengharuskan organisasi untuk mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi mutu produk atau layanan serta peluang untuk peningkatan. Proses ini dilakukan melalui analisis SWOT, brainstorming dengan tim, serta penggunaan teknik manajemen risiko seperti Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Mengelola risiko dan peluang dengan baik akan membantu organisasi mencapai kepuasan pelanggan yang lebih tinggi.
Getting started
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.


Cut Hanti, S.Kom
Konsultasi di Whatsapp

Novitasari, SM
Konsultasi di Whatsapp