How can we help?

Bagaimana cara menilai efektivitas pelatihan karyawan dalam implementasi ISO?

Image Description
Novitasari
  • 13 November 2025, 08:44
  • Updated
Efektivitas pelatihan karyawan dalam implementasi ISO dapat diukur menggunakan model evaluasi seperti Kirkpatrick. Evaluasi dapat mencakup pemahaman teori (tes tertulis), keterampilan praktik (observasi langsung), perubahan perilaku di tempat kerja, serta dampak keseluruhan terhadap kinerja organisasi. Umpan balik dari peserta juga penting untuk meningkatkan kualitas pelatihan berikutnya.
Was this article helpful?

93 out of 132 found this helpful

ISO 45001 menekankan pendekatan proaktif berbasis risiko dalam keselamatan kerja, sementara standar nasional sering kali lebih berorientasi pada kepatuhan terhadap regulasi spesifik. ISO 45001 juga lebih fleksibel dan dapat diterapkan di berbagai industri tanpa terbatas pada regulasi lokal.
ISO 45001 adalah standar untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3), yang membantu organisasi mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Tantangan utama dalam implementasi termasuk keterlibatan karyawan, pengawasan kepatuhan, dan integrasi dengan regulasi lokal. Dibandingkan dengan OHSAS 18001, ISO 45001 memiliki pendekatan berbasis risiko yang lebih modern dan terintegrasi dengan standar manajemen lainnya.
Untuk memastikan operasional sesuai dengan ISO 45001, perusahaan harus memiliki prosedur keselamatan kerja yang jelas, menyediakan alat pelindung diri (APD) yang memadai, serta memastikan pelatihan keselamatan bagi karyawan. Penggunaan sistem pemantauan kecelakaan dan inspeksi rutin juga dapat membantu dalam menjaga kepatuhan terhadap standar.
ISO 45001 mendorong organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, yang pada gilirannya meningkatkan kesejahteraan karyawan dan produktivitas kerja. Dengan mengurangi risiko cedera dan penyakit akibat kerja, organisasi dapat menurunkan tingkat absensi dan meningkatkan keterlibatan karyawan.
ISO 37001 mengharuskan manajemen puncak untuk memberikan dukungan penuh dalam implementasi sistem manajemen anti-penyuapan. Ini termasuk penyediaan sumber daya, pelatihan karyawan, serta penerapan kebijakan anti-korupsi yang jelas. Dukungan manajemen yang kuat memastikan bahwa sistem ini tidak hanya ada di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dalam praktik bisnis sehari-hari.
Surat Ijin Alat & Operator

Pastikan alat dan operator di perusahaan Anda berizin resmi!

Bantu perusahaan Anda memenuhi standar K3 dengan pengurusan Surat Ijin Alat (SIA) dan Surat Ijin Operator (SIO) secara profesional. Serahkan pada tim ahli kami—cepat, legal, dan tanpa ribet.

Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.